----
Profille Sekolah Demokrasi
Gagasan

Gagasan

Upaya menumbuhkembangkan demokrasi di Indonesia dapat dilakukan melalui berbagai cara dan methode. Sekolah Demokrasi Lembata (pusat pelatihan masyarakat) merupakan salah satu cara mendorong perkembangan demokrasi. Cara ini memungkinkan terbukanya partisipasi masyarakat secara luas. Partisipasi masyarakat itu dalam rekruitmen politik, artikulasi kepentingan dan aspirasi politik serta agregasi kepentingan-kepentingan serta komunikasi politik yang baik akan membantu membuat agregasi kepentingan-kepentingan itu diterima aktor politik dan beneficiaries demokrasi.

Skenario besar ini lahir dari komitmen moral pendiri Komunitas Indonesia untuk Demokrasi (KID) dan Lembaga Advokasi dan Penelitian (LAP) Timoris sebagai pelaksana program di Nusa Tenggara Timur.

 

Tujuan

1. Tujuan Umum

·         Membangun kesadaran dan kepedulian politik masyarakat terhadap sistem dan mekanisme demokrasi, sebagai wahana mewujudkan aspirasi dan aneka kepentingan,

·         sekaligus sebagai bentuk partisipasi masyarakat dalam mewujudkan kehidupan yang aman, adil, damai dan sejahtera.

·         Membangun demokrasi sebagai jembatan antara rakyat dengan para pelaku politik agar rakyat mampu memanfaatkan ruang dan peluang untuk terus mengontrol setiap proses pengambilan keputusan publik yang berdampak langsung maupun tidak langsung terhadap peri-kehidupan mereka.

2. Tujuan Khusus

·         Masyarakat mampu memanfaatkan sistem, mekanisme dan peralatan dasar demokrasi

·         Adanya interaksi yang intensif antar pranata utama; lembaga politik, politisi, komunitas bisnis dan masyarakat sipil yang berdasar pada nilai-nilai demokrasi

Sasaran:

·         Partai politik

·         Anggota DPRD

·         Asosiasi Pengusaha

·         Organisasi Sosial Kemasyarakatan (ormas)

·         Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) lokal

·         Paguyuban masyarakat

·         Wartawan media lokal Lembata

·         Birokrasi Daerah.

 

Materi

Materi pembelajaran disusun dalam bentuk modul:

1.       Perkembangan Pemikiran dan Praktek Demokrasi

2.       Konsepsi Demokrasi

3.       Keterampilan Mengemas Isu (Jurnalistik)

4.       Sistim Politik dan Pemerintahan Indonesia

5.       Gerekan Sosial dan Analisis Kemasyarakatan

6.       Keterampilan Kepemimpinan

7.       Kebijakan Publik

8.       HAM dan Demokrasi

9.       Budgeting

10.    Legislative Drafting

 

Narasumber (Pengajar)

Nasional:

1.       Dr. Ignas Kleden

2.       Dr. Daniel Sparinga

3.       Ratih Hardjono

4.       Dr. Tamrin Tomagola

5.       Kresnayana Yahya, M.Sc

6.       Dr. Anita Lie

7.       Siti Ruhaini Dzuhayatin, MA

8.       Dr. Qosim Mathar

9.       Rustam Ibrahim

 

Lokal:

1.       Dr. Kotan Y. Stefanus, SH, M.Hum

2.       Drs. Ajis Adang Djaha, M.Si

3.       Dr. Pdt. Niko Woly

4.       Dr. Leo Kleden, SVD

5.       Drs. Yusuf Kuahaty, MA

6.       Drs. Servas Redreques, M.Si

7.       Fredy Wahon

8.       J.K.Ferry Soge

9.       Drs. Acry Deodatus, MA

10.    Drs. Tomy Susu, Msi

11.    Pius Rengka, SH, M.Hum

12.    Dr. Leo Mali, Pr

13.    Ferdinan Leu Orolaleng

14.    Bediona Philipus, SH, M.Hum

15.    Dr. Paul Budi Kleden, SVD

16.    Dr. Karel Kopong, Medan, SH, M.Hum

17.    Drs. Hironimus Jati, M.Si

18.    Drs. Mahmud Ahmad, M.Si

19.    Drs. Apolonaris Gai

20.    Mien Patty Mangoe

21.    Dr. Felix Sanga

 

Fasilitator:

1.       Dra. Oliva Kleden, M.Si

2.       Drs. Urbanus Ola, M.Si

3.       Sipri Puru Bebe, SH

4.       Dr. Kotan Y. Stefanus, SH, M.Hum

 

Kerjasama:

Program Sekolah Demokrasi Lembata adalah kerjsama antara Lembaga Advokasi dan Penelitian (LAP) Timoris dan Komunitas Indonesia untuk Demokrasi (KID).

 

Pelaksana

  1. Hipolitus Mawar (Koordinator Program)
  2. Yustina Seran (Koordinator Keuangan)
  3. Petrus Kopong Sira (Koordinator Administrasi& Dokumentasi)
  4. Vitalis Wolo (Koordinator Lapangan)
  5. Maria Sofiana Bura (Kasir)